Pages

@nabilahJKT48 Terpilih jadi Miss JKT48 Pertama?

Jakarta - Jika di Indonesia ada Miss Indonesia dan di dunia ada Miss World, maka para member JKT48 berangan-angan ada Miss JKT48. Lalu siapakah Miss JKT48 versi mereka? "Aku pilih Nabilah, dia itu oshi sejuta umat. Umurnya juga masih muda jadi masih punya cita-cita yang tinggi," kata Shania, disela-sela konser Renai Kinshi Joure, di Teater JKT48, Plaza FX, Jakarta, Sabtu (4/5/2013) malam. Frieska sependapat dengan Shania menjagokan member kelas 1 SMP itu sebagai Miss JKT48. Meskipun menurut Frieska kelakukan Nabilah kadang seperti 'abang-abang', namun saat diam ia terlihat begitu cantik. Sementara itu Nabilah sendiri lebih memilih Melody untuk menjadi Miss JKT48. "Menurutku Kak Melody. Bukan masalah umur ya, muka dia cocok aja buat jadi miss-miss gitu," ujarnya. Beby dan Stella pun satu suara dengan Nabilah untuk memilih member kelahiran Maret 21 tahun lalu itu. Member lainnya memiliki pilihan masing-masing untuk didaulat sebagai Miss JKT48. Melody dan Cindy Gulla mengajukan Diasta dengan alasan Diasta pintar sekaligus memiliki sosialiasi yang bagus. Sementara Veranda berpikir justru Shania yang cocok menjadi Miss JKT48. Menurutnya, member bernama lengkap Shania Junianatha (Shanju) itu memiliki pengetahuan yang luas tak hanya tentang JKT48, namun juga Family 48 secara umum. "Menurutku Shanju. Shanju tahu banyak soal 48. Namanya juga Miss JKT48 kan," ungkap member yang punya panggilan Miss Badai ini. Untuk diketahui, JKT48 adalah sister group dari AKB48 yang merupakan idol group asal Jepang. Selain JKT48, sister group AKB48 lainnya yaitu SKE48, HKT48, NMB48 dan SNH48.

Revisi terkini pada 13 September 2013 05.28

JKT48 (dibaca "Je.Key.Ti. Forty-eight") adalah grup idola asal Indonesia. Dibentuk pada tahun 2011, grup ini merupakan grup saudari AKB48 pertama yang berada di luar Jepang.[1] Grup ini mengadopsi konsep AKB48 yaitu "idola yang dapat anda jumpai setiap hari”.[2] JKT48 mengadakan pertunjukan rutin hampir setiap hari di Teater JKT48, lantai 4 mal fX Sudirman, Jakarta. Saat ini JKT48 memiliki anggota sebanyak 49 orang. Album pertama grup ini, Heavy Rotation dirilis pada 16 Februari 2013 oleh Hits Records. Singel pertama mereka, "River" dirilis pada 11 Mei 2013 (versi teater) dan 17 Mei 2013 (versi reguler).

Kematian adalah Kehendak Illahi

Kematian merupakan hakekat yang menakutkan, akan mendatangi seluruh orang yang hidup. Semuanya tidak kuasa menolaknya, tidak ada seorangpun di sekitarnya yang mampu menahannya. Maut merupakan ketetapan Alloh, seandainya ada seseorang selamat dari maut, niscaya manusia yang paling mulia yang akan selamat. Namun maut merupakan SunnahNya pada seluruh makhlukNya. Alloh Ta’ala berfirman:
إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُم مَّيِّتُونَ
Sesungguhnya engkau (Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam ) akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula). (QS. 39:30)
Tiada manusia kekal di dunia ini.


وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِّن قَبْلِكَ الْخُلْدَ أَفَإِنْ مِّتَّ فَهُمُ الْخَالِدُونَ .كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ
Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad), maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? (QS. 21:34) Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. (QS. 21:35)

APAKAH ANDA INGIN LARI DARI KEMATIAN?
Kekuasaan Alloh meliputi segala sesuatu. Dia telah menetapkan adanya kematian pada manusia, maka bagaimanapun manusia menghindar dari kematian, kematian itu tetap akan menyusulnya. Alloh Ta’ala berfirman:
أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِككُّمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh. (QS. 4:78).
Dan Alloh menantang kepada orang-orang yang menyangka bahwa mereka tidak dikuasai oleh Alloh, dengan mengembalikan nyawa orang yang sekarat, jika memang mereka benar!
فَلَوْ لآ إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَ. وَأَنتُمْ حِينَئِذٍ تَنظُرُونَ. وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنكُمْ وَلَكِن لاَّ تُبْصِرُونَ. فَلَوْ لآ إِن كُنتُمْ غَيْرَ مَدِينِينَ. تَرْجِعُونَهَا إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ
Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan, padahal kamu ketika itu melihat, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu. Tapi kamu tidak melihat, maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah), kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar. (QS. 56:83-87)
KEMATIAN DATANG TIBA - TIBA
Kita berada di akhir zaman, banyak terjadi kematian mendadak, memang itu merupakan salah satu tanda-tanda hari kiamat. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ مِنْ أَمَارَاتِ السَّاعَةِ …أَنْ يَظْهَرَ مَوْتُ الْفَجْأَةِ
Sesungguhnya di antara tanda-tanda hari kiamat adalah…munculnya kematian mendadak. (HR. Thobaroni; Dhiya’ Al-Maqdisi; dihasankan oleh Syeikh Al-Albani di dalam Shohih Al-Jami, no: 5775)
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tersebut di zaman ini benar-benar sudah nyata. Kita lihat seseorang yang sehat, kemudian mati tiba-tiba, orang-orang sekarang menyebutnya dengan “serangan jantung”! Maka orang yang berakal hendaklah memperhatikan dirinya, segera kembali dan bertaubat kepada Penguasanya, sebelum kedatangan kematian mendadak yang tidak dia sangka!.

ANJURAN MENGINGAT MAUT
Banyak hadits-hadits yang mengingatkan tentang maut, agar manusia selalu ingat bahwa hidup di dunia ini tidaklah selamanya. Dan agar dia bersiap-siap dengan perbekalan yang dia butuhkan untuk perjalanannya yang panjang.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ : الْمَوْتَ , فَإِنَّهُ لَمْ يَذْكُرْهُ أَحَدٌ فِيْ ضِيْقٍ مِنَ الْعَيْشِ إِلاَّ وَسَّعَهُ عَلَيْهِ , وَلاَ ذَكَرَهُ فِيْ سَعَةٍ إِلاَّ ضَيَّقَهَا عَلَيْهِ
Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan: yaitu kematian. Karena sesungguhnya tidaklah seseorang mengingatnya di waktu sempit kehidupannya, kecuali (mengingat kematian) itu melonggarkan kesempitan hidup atas orang itu. Dan tidaklah seseorang mengingatnya di waktu luas (kehidupannya), kecuali (mengingat kematian) itu menyempitkan keluasan hidup atas orang itu. (HR. Ath-Thobaroni dan Al-Hakim Shahih Al-Jami’ush Shaghir: no. 1222; Shohih At-Targhib, no: 3333)
Syumaith bin ‘Ajlan berkata:
مَنْ جَعَلَ الْمَوْتَ نُصْبَ عَيْنَيْهِ, لَمْ يُبَالِ بِضَيْقِ الدُّنْيَا وَلاَ بِسَعَتِهَا
“Barangsiapa menjadikan maut di hadapan kedua matanya, dia tidak peduli dengan kesempitan dunia atau keluasannya”. (Mukhtashor Minhajul Qoshidin, hal: 483, tahqiq: Syeikh Ali bin Hasan Al-Halabi)
Quss bin Sa’idah Al-Ibaadi, salah seorang hunafaa’, melantunkan sya’ir:
Pada orang-orang dahulu yang telah pergi (mati),
dari umat-umat (yang telah tiada) terdapat bukti-bukti yang nyata
Ketika aku melihat tempat-tempat yang dituju,
bagi kematian yang tidak ada sumber-sumbernya,
Aku melihat kaumku pergi menuju kematian,
orang-orang besar dan anak-anak kecil,
Akupun yakin, bahwa aku pasti akan pergi juga, ke mana kaumku telah pergi.
(Dinukil dari Majalah Al-Asholah, hlm: 74, 15-Robi’uts Tsani-1413 H)
Orang yang banyak mengingat kematian dan mempersiapkannya dengan iman yang shohih (benar), tauhid yang kholish (murni), amal yang sholih (sesuai dengan tuntunan), dengan landasan niat yang ikhlas, itulah orang-orang yang paling berakal!
عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ قَالَ كُنْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَهُ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ فَسَلَّمَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الْمُؤْمِنِينَ أَفْضَلُ قَالَ أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا قَالَ فَأَيُّ الْمُؤْمِنِينَ أَكْيَسُ قَالَ أَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَأَحْسَنُهُمْ لِمَا بَعْدَهُ اسْتِعْدَادًا أُولَئِكَ الْأَكْيَاسُ

Dari Ibnu Umar, dia berkata: “Aku bersama Rosululloh shallallahu ‘alaihi wasallam , lalu seorang laki-laki Anshor datang kepada beliau, kemudian mengucapkan salam kepada belaiu, lalu dia berkata: “Wahai Rosululloh, manakah di antara kaum mukminin yang paling utama?”. Beliau menjawab: “Yang paling baik akhlaknya di antara mereka”. Dia berkata lagi: “Manakah di antara kaum mukminin yang paling cerdik?”. Beliau menjawab: “Yang paling banyak mengingat kematian di antara mereka, dan yang paling baik persiapannya setelah kematian. Mereka itu orang-orang yang cerdik”. (HR. Ibnu Majah, no: 4259. Hadits Hasan; Lihat Ash-Shohihah, no: 1384)
Marilah kita renungkan sabda Nabi yang mulia shallallahu ‘alaihi wasallam:
يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلَاثٌ فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى وَاحِدٌ يَتْبَعُهُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ فَيَرْجِعُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَيَبْقَى عَمَلُهُ
Mayit akan diikuti oleh tiga perkara (menuju kuburnya), dua akan kembali, satu akan tetap. Mayit akan diikuti oleh keluarganya, hartanya, dan amalnya. Keluarganya dan hartanya akan kembali, sedangkan amalnya akan tetap. (HR. Bukhori; Muslim; Tirmidzi; Nasai)
PENYESALAN ORANG KAFIR DI SAAT KEMATIAN
`           Janganlah seseorang menolak keimanan dan menyepelekan amal sholih, karena suatu saat pasti dia akan menyesal. Alloh Ta’ala berfirman:
حَتَّى إِذَا جَآءَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتَ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ {99} لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ كَلآ إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَآئِلُهَا وَمِن وَرَآئِهِم بَرْزَخٌ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ
(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seorang dari mereka, dia berkata:”Ya Rabbku kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkan saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitan. (QS. 23: 99-100)
SEGERA BERAMAL SEBELUM DATANG KEMATIAN
Janganlah seseorang selalu mengundurkan amal sholih karena kesibukan duniawi, karena selama masih hidup, manusia tidak akan lepas dari kesibukan! Orang yang berakal akan mengutamakanlah urusan akhirot yang pasti datang, dan mengalahkan urusan dunia yang pasti ditinggalkan.
Allah Ta’ala berfirman:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَ تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلآ أَوْلاَدُكُمْ عَن ذِكْرِ اللهِ وَمَن يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ {9} وَأَنفِقُوا مِن مَّا رَزَقْنَاكُم مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْ لآ أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُن مِّنَ الصَّالِحِينَ {10} وَلَن يُؤَخِّرَ اللهُ نَفْسًا إِذَا جَآءَ أَجَلُهَا وَاللهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa melakukan demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi. (QS. Al-Munafiqun: 9) Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata:”Ya Rabbku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh” (QS. Al-Munafiqun: 10) Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Munafiqun: 11)
SEGERALAH BERTOBAT
Hamid Al-Qoishori berkata:
“Kita semua telah meyakini kematian, tetapi kita tidak melihat orang yang bersiap-siap menghadapinya! Kita semua telah meyakini adanya sorga, tetapi kita tidak melihat orang yang beramal untuknya! Kita semua telah meyakini adanya neraka, tetapi kita tidak melihat orang yang takut terhadapnya! Maka terhadap apa kamu bergembira?! Kemungkinan apakah yang kamu nantikan?! kematian! Itulah perkara pertama kali yang akan datang kepadamu dengan membawa kebaikan atau keburukan. Wahai saudara-saudaraku! Berjalanlah menghadap Penguasamu (Alloh) dengan perjalanan yang bagus”. (Mukhtashor Minhajul Qoshidin, hal: 483, tahqiq: Syeikh Ali bin Hasan Al-Halabi)
Inilah sedikit tentang dzikrul maut semoga bermanfaat. Al-hamdulillah.

Di kutip dari : Abu Isma’il Muslim Al-Atsari

Tanda Tanda Hari Kiamat

Menceritakan Tentang 10 Tanda-Tanda Hari Kiamat : 


Tanda Tanda Kiamat
Huzaifah bin Asid Al-Ghifari ra. berkata: “Datang kepada kami Rasulullah saw. dan kami pada waktu itu sedang berbincang-bincang. Lalu beliau bersabda: “Apa yang kamu perbincangkan?”. Kami menjawab: “Kami sedang berbincang tentang hari qiamat”.
Lalu Nabi saw. bersabda: “Tidak akan terjadi hari qiamat sehingga kamu melihat sebelumnya sepuluh macam tanda-tandanya”. Kemudian beliau menyebutkannya: “Asap, Dajjal, binatang, terbit matahari dari tempat tenggelamnya, turunnya Isa bin Maryam alaihissalam, Ya’juj dan Ma’juj, tiga kali gempa bumi, sekali di timur, sekali di barat dan yang ketiga di Semenanjung Arab yang akhir sekali adalah api yang keluar dari arah negeri Yaman yang akan menghalau manusia kepada Padang Mahsyar mereka”. 
H.R Muslimi
Keterangan:
Sepuluh tanda-tanda qiamat yang disebutkan Rasulullah saw. dalam hadis ini adalah tanda-tanda qiamat yang besar-besar, akan terjadi di saat hampir tibanya hari qiamat. Sepuluh tanda itu ialah:
Dukhan (asap) yang akan keluar dan mengakibatkan penyakit yang seperti selsema di kalangan orang-orang yang beriman dan akan mematikan semua orang kafir.
Dajjal yang akan membawa fitnah besar yang akan meragut keimanan, hinggakan ramai orang yang akan terpedaya dengan seruannya.
Dabbah-Binatang besar yang keluar berhampiran Bukit Shafa di Mekah yang akan bercakap bahawa manusia tidak beriman lagi kepada Allah swt.
Matahari akan terbit dari tempat tenggelamnya. Maka pada saat itu Allah swt. tidak lagi menerima iman orang kafir dan tidak menerima taubat daripada orang yang berdosa.
Turunnya Nabi Isa alaihissalam ke permukaan bumi ini. Beliau akan mendukung pemerintahan Imam Mahadi yang berdaulat pada masa itu dan beliau akan mematahkan segala salib yang dibuat oleb orang-orang Kristian dan beliau juga yang akan membunuh Dajjal.
Keluarnya bangsa Ya’juj dan Ma’juj yang akan membuat kerusakan dipermukaan bumi ini, iaitu apabila mereka berjaya menghancurkan dinding yang dibuat dari besi bercampur tembaga yang telah didirikan oleh Zul Qarnain bersama dengan pembantu-pembantunya pada zaman dahulu.
Gempa bumi di Timur.. Bisa jadi ini mengacu kepada gempa di China, Tsunami di Aceh.
Gempa bumi di Barat. Bisa jadi ini akan terjadi di daerah Mexico, Argentina, Brazilia dan  negara-negara Amerika Latin
Gempa bumi di Semenanjung Arab.. Kemungkinan kasus longsor di Mesir sebagai pembukanya.
Api besar yang akan menghalau manusia menuju ke Padang Mahsyar. Api itu akan bermula dari arah negeri Yaman. (Apa ini bahaya Nuklir?)
Mengikut pendapat Imam Ibnu Hajar al-Asqalani di dalam kitab Fathul Bari beliau mengatakan: “Apa yang dapat dirajihkan (pendapat yang terpilih) dari himpunan hadis-hadis Rasulullah Saw. bahawa keluarnya Dajal adalah yang mendahului segala petanda-petanda besar yang mengakibatkan perubahan besar yang berlaku dipermukaan bumi ini. Keadaan itu akan disudahi dengan kematian Nabi Isa alaihissalam (setelah belian turun dari langit). Kemudian terbitnya matahari dari tempat tenggelamnya adalah permulaan tanda-tanda qiamat yang besar yang akan merusakkan sistem alam cakrawala yang mana kejadian ini akan disudahi dengan terjadinya peristiwa qiamat yang dahsyat itu. Barangkali keluarnya binatang yang disebutkan itu adalah terjadi di hari yang matahari pada waktu itu terbit dari tempat tenggelamnya”.

Demikian merupakan 10 Tanda Akan Datangnya Hari Kiamat

Doa dari Hadist Nabi Muhamad Saw

1. Doa Tobat (Dibaca Sebelum Salam)

َّمَاللَّهُ ِإنِّيْ َ ظَلمْتُ نَ ْ فسِيْ ظُلْمًا َ كثِيْرًا، وَ َ لا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ ِإلاَّ َأنْتَ، َفا ْ غفِرْ لِيْ مَغْفِرًَة مِنْ عِنْدِكَ
وَارْحَمِْنيْ ِإنَّكَ َأنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Allohumma inni zolamtu nafsii dzulman katsiiron wa laa yaghfirudz dzunuub illa anta faghfir lii maghfirotan min ‘indika warhamnii innaka antal ghofurur rohiim

“Ya Allah! Sungguh aku banyak menganiaya diriku, dan tidak ada yang mampu mengampuni dosadosa kecuali Engkau. Karena itu, ampunilah dosadosaku dan berilah rahmat kepadaku. Sungguh Engkau Maha Pengampun dan Maha Penyayang.” (HR. Bukhori Muslim)

2. Doa Agar Diberi Ketetapan Hati, Selalu Bersyukur & Baik Dalam Ibadah

ِّنِإ َّماللَّهُ ي َأسَْألُكَ الثَّبَاتَ فِي ا َ لامِْر ، وََأسَْألُكَ عَِزيمََة الرُّشْدِ ، وََأسَْألُكَ شُ ْ كرَ ِنعْمَتِكَ ، وَحُسْنَ
عِبَادَتِكَ ، وََأسَْألُكَ لِسَانًا صَادًِقا ، وََقْلبًا سَلِيمًا ، وَأَعُوذُ ِبكَ مِنْ شَرِّ مَا تَعَْلمُ ، وََأسَْألُكَ مِنْ
خَيِْر مَا تَعَْلمُ ، وََأسْتَغْفِرُكَ مِمَّا تَعَْلمُ ِإنَّكَ َأنْتَ عَلاَّ مُ الْغُيُو ِ ب

Allohummaa inni asalukats tsabaat fil amri wa asaluka aziimatarusydi wa asaluka syukro ni’matika wa husna ‘ibaadatika wa asaluka lisaanan shoodiqon wa qolban saaliman wa a’uudzubika min syarri maa ta’lamu wa asaluka min khoiri maa ta’lamu wa astaghfiruka mima ta’lamu innaka anta ‘allaamul ghuyyuub

“Ya Alloh, Aku mohon ketetapan dalam urusan, tetap di jalan petunjuk, aku mohon (selalu) 11
bersyukur atas semua nikmatMu dan baik dalam beribadah. Aku mohon selalu jujur, hati yang bersih, dan Aku berlindung dari semua keburukan yang Kau ketahui dan aku mohon pula semua kebaikan yang Kau ketahui. Aku mohon ampun dari semua (dosadosa) yang Kau ketahui karena Kau Maha Mengetahui Semuanya.”

3. Doa Mohon Kebaikan Dunia, Penghidupan dan Akhirat

ِاللَّهُمَّ َأصْلِحْ لِى دِينىَ الَّذِى هُوَ عِصْمَةُ َأمِْرى وََأصْلِحْ لِى دُنْيَاىَ الَّتِى فِيهَا مَعَاشِى وََأصْلِحْ لِى
آخِرَتِى الَّتِى فِيهَا مَعَادِى وَاجْعَ ِ ل الْحَيَاَة ِ زيَادًَة لِى فِى ُ كلِّ خَيٍْر وَاجْعَ ِ ل الْمَوْتَ رَاحًَة لِى مِنْ
ُ كلِّ شَرٍّ
Allohumma aslih lii diiniil ladzii huwa ‘ishmatu amrii wa ashlih lii dunyayal latii fihaa ma’asyii wa aslih akhirotiil latti fihaa ma’adii waj’alil hayat ziyadatan lii fi kulli khoirin waj’alil mauta rohatan lii min kulli syarrin

“Ya Alloh, baguskan agamaku karena ia menjadi peganganku dalam semua urusan, baguskan duniaku karena disanalah aku hidup, baguskan akhiratku karena disitulah tempat aku kembali. Jadikan hidupku ini sebagai ladang amal kebaikan dan jadikan kematianku (kelak) sebagai tempat istirahat dari semua keburukan.” (HR. Muslim)

4. Doa Agar Jadi Orang Soleh & Selalu Taat

َاللَّهُمَّ َأعِنِّيْ عََلى ذِكْرِكَ، وَشُ ْ كِركَ، وَحُسْ ِ ن عِبَادَتِكَ

Allohuma a’innii ‘allaa dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibaadatika

“Ya Allah! Beri kekuatan padaku untuk selalui mengingatMu, selalu bersyukur dan selalu beribadah dengan baik.” (HR. Abu Daud & Nasai. Albani mensahihkannya)

5. Doa terhindar Dari Pelit, Takut, Siksa Kubur dan Mohon Agar Umur Berkah

َاللَّهُمَّ ِإنِّيْ َأعُوْذُ ِبكَ مِنَ اْلبُخْ ِ ل، وََأعُوْذُ ِبكَ مِنَ الْجُبْ ِ ن، وََأعُوْذُ ِبكَ مِنْ َأ ْ ن ُأرَدَّ ِإَلى َأرَْذ ِ ل
الْعُمْرِ، وََأعُوْذُ ِبكَ مِنَ فِتْنَةِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الَْقبِْر

Allohumma inni a’uudzubika minal bukhli wa a’uudzubika minal jubni wa a’uudzubika min an urodda illa ardalil ‘umri wa a’uudzubika min fitnatid dunya wa adzaabil qobri

“Ya Allah! sungguh aku berlindung padaMu dari pelit, penakut, dan aku berlindung padaMu dari usia yang yang tidak manfaat, dan aku berlindung dari fitnah dunia dan siksa kubur.”(HR. Bukhori)


6. Doa Setelah Solat Wajib

3) اللَّهُمَّ َأنْتَ السَّ َ لامُ، وَمِنْكَ السَّ َ لامُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَ َ لا ِ ل وَْالإِ ْ كرَاِم (3x) َأسْتَغْفِرُ اللهَ

Astghfirullaoh alaziim

“Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dariMu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Maha Agung dan Maha Mulia.”(HR. Muslim)

7. Doa Agar Hajat Dikabulkan Allah

ُّداللَّهُمَّ َ لا مَاِنعَ لِمَا َأعْ َ طيْتَ، وَ َ لا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، َ لا يَنَْفعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَ

Allôhumma laa mani’a limaa a’thoithanaa wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu

“Ya Allah tidak ada bisa mencegah jika Kau akan memberi dan tidak ada yang mampu memberi jika Kau mencegahnya. Tidaklah bermanfaat nasib baik itu untuk menyelamatkan dari siksaMu.” (HR. Bukhori Muslim)

8. Doa Agar Ilmu Manfaat & Banyak Rezeki

ًلاَّبَقاللَّهُمَّ ِإنِّي َأسَْألُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَ ِ رزْقًا َ طيِّبًا، وَعَمَ ً لا مُتَ

Allôhumma inni asaluka ‘ilman naafi’an wa rizqon thoyyiban wa ‘amalan mutaqqoobilan

“Ya Allah aku mohon ilmu yang manfaat, rezeki yang baik dan amal yang diterima.”

9. Doa Mudah Rezeki & Terhindar Dari Kekufuran

ِرَاللَّهُمَّ ِإنِّي َأعُوُذ ِبكَ مِنَ الكُفِْر وَالَفقِْر وَعَذَابِ الَقبْ

Allôhumma inni a’uudzubika minal kufri wal faqri wa adzaabil qobri

“Ya Allah, aku berlindung dari kekufuran, kemiskinan dan siksa kubur.” (HR. Ahmad, Nasai, dan Abi Syaibah)

10. Doa Agar Hidup Penuh Manfaat

َاللَّهُمَّ ِإنِّي َأعُوُذ ِبكَ مِنَ ا ُ لجبْ ِ ن، وَأعُوذُ ِبكَ أ ْ ن ُأرَدَّ إَلى َأرَْذ ِ ل العُمِْر، وَأَعُوذُ ِبكَ مِنْ فِتْنَةِ
الدُّنْيَا، وََأعُوُذ ِبكَ مِنْ عَذَابِ الَقبِْر

Allôhumma innî a’ûdzubika minal jubni wa a’ûdzubika an urodda ila ardalil ‘umri, wa a’ûdzubika min fitnatid dunya, wa a’ûdzubika min adzabil qobri

“Ya Allah aku berlindung dari sifat penakut, usia yang tidak bermanfaat (buruk), aku berlindung dari kejinya dunia dan siksa kubur.” (HR. Bukhari)

11. Doa Penghilang Kesedihan & Doa Menghadapi Orang Zolim

َاللّهُمَّ ِإنِّي َأعُوْذُ ِبكَ مِنَ الْهَمِّ وَاْلحَزَنِ، وَالْعَجِْز وَالْكَسَلِ، وَاْلبُخْ ِ ل وَاْلجُبْ ِ ن، وَضََل ِ ع الدَّيْ ِ ن
وَ َ غَلبَةِ الرِّجَا ِ ل

Allôhumma innî a’ûdzubika minal hammi wal hazani, wa ‘ajzi wal kasal wal bukhli wal jubni wa dhala’ad dayn wa ghalabatir rijal

“Ya Allah, aku berlindung padaMu dari kebingungan, kesedihan, kelemahan jiwa, kemalasan, kikir, tamak, piutang dan kejahatan seseorang.”

12. Dimudahkan Membayar Hutang

َ
اللَّهُمَّ اكْفِنِي ِبحَلالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأ ْ غِنِني ِبَفضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allôhummak finî bijalalika ‘an harômika waghninî bi fadlika ‘amman siwaka

“Ya Allah, cukupkan bagiku yang halal dari yang diharamkan olehMu, dan cukupkan bagiku atas pemberianMu dari selain Engkau.” 

13. Doa Menghadapi Urusan Pelik

ً
لاَاللَّهُمَّ َ لا سَهْ َ ل ِإلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً، وََأنْتَ تَجْعَلُ ا َ لحزْ َ ن إَذا شِئْتَ سَهْ

Allôhumma lâ sahla illa mâ ja’altahu sahlan wa anta taj’alul hazna idza si’ta sahlan

“Ya Allah, tidak ada (urusan) yang mudah kecuali Engkau memudahkannya, dan Engkau yang merubah (urusan) yang menyedihkan menjadi mudah bila Engkau berkehendak.” (HR. Ibnu Sunnî)

14. Doa Menghadapi Kesulitan

ُ
ثيَا حَيُّ يَا قَيُّومُ، ِبرَحْمَتِكَ أسْتَغِي

Ya hayyu Ya Qayyûm birohmatika astaghîtsu

“Wahai Zat Yang Maha Hidup dan Yang Menguasai Alam, aku minta pertolongan dengan rahmatMu.” (HR. Tirmidzi)

15. Doa Menghadapi kesulitan 2

َ
اللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أرْجُوْ َف َ لا تَكِْلِني ِإَلى نَ ْ فسِي َ طرَْفَة عَيْ ٍ ن، وََأصْلِحْ لِي شَْأِني كُلَّهُ، َ لا ِإَلهَ ِإلاَّ
أنْتَ

Allôhumma rahmataka arjû fala takilnii ila nafsii thorfata ‘ainin wa ashlih lii sya’nii kullahu, laa 14
ilaaha illa anta

“Ya Allah, aku mengharap rahmatMu, maka janganlah kau palingkan aku sekejap mata, dan baguskan keadaanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau.” (HR. Abu Daud & Ahmad)



16. Doa Keselamatan Diri, Keluarga Dan Harta

اللَّهُمَّ ِإنِّيْ َأسَْألُكَ الْعَافِيَة ِ في الدُّنْيَا وَالآخرةِ, اللَّهُمَّ ِإنِّيْ َأسَْألُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيََة ِ في دِيْ ِ ني وَدُنْيَايَ
وََأهْلِي وَمَالِي، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَا ِ تي وَآمِنْ رَوْعَا ِ تي

Allohumma inni asalukal ‘aafiyah fid dunya wal akhiroh. Allahumma inni as
alukal ‘afwa wal ‘afiyah fii diini wa dunyaya wa maaliia. Allohummastur ‘auroti wa amin rou’ati.

“Ya Allah, aku mohon kebaikan dunia akhirat, Ya Allah, aku mohon ampun dan kebaikan dalam agama, dunia, keluarga, dan, dan hartaku. Ya Allah, tutuplah aibku dan berilah aku rasa aman semua ketakutan.”(HR. Ahmad, Abu Dawud, Nasa'i, Ibnu Majah. Hakim men sahihkannya)

25 Doa Mustajab untuk di Amalkan

1. Doa Mohon Kesolehan

رَبَّنَا تََقبَّلْ مِنَّا ِإنَّكَ َأنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ رَبَّنَا وَاجْعَْلنَا مُسْلِمَيْ ِ ن َلكَ وَمِن ُذرِّيَّتِنَا أُمًَّة مُّسْلِمًَة لَّكَ
وََأ ِ رنَا مَنَاسِ َ كنَا وَتُبْ عََليْنَآ ِإنَّكَ َأنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ


Robbanaa taqqobal minnaa innaka antas sami’ul ‘aliim. Robbannaa waj’alna muslimaini laka wa min dzuriyyatinaa umatan muslimatan laka wa arinaa manasikanaa wa tub ‘alainaa innaka antat tawwabur rohiim


“Ya Allah, terimalah bakti kami. Sungguh Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikan kami berdua orang yang taat pada‐Mu, dan jadikanlah keturunan kami umat yang patuh pada‐Mu. Tunjukkan tata cara dan tempat ibadah haji kami, serta terimalah taubat kami. Sungguh Kau Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al‐Baqarah: 127‐128).
Penjelasan
Doa ini dibaca Nabi Ibrahim ketika selesai membangun Kabah, yang waktu itu ditimpa banjir besar (zaman Nabi Nuh). Kemudian Nabi Ibrahim dibantu puteranya Ismail membangun kembali Ka'bah.


2. Doa Mohon Kebaikan Dunia Akhirat

ِراَّنلا رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنًَة وَفِي الآخِرَةِ حَسَنًَة وَقِنَا عَذَابَ

Robbanaa atinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhiroti hasanah waqinaa azabannaar


“Ya Allah, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkanlah kami dari siksa neraka.” (QS. Al‐Baqarah: 201).
Penjelasan
Dalam Al‐Quran dijelaskan bahwa doa ini dibaca oleh orang‐orang muslim yang ikhlas selesai melaksanakan haji. Ibnu Katsir menjelaskan bahwa doa ini mengandung seluruh kebaikan di dunia akhirat serta bisa menghindarkan dari segala kejelekan. Baik sekali doa ini dibaca pada setiap kesempatan.


3. Doa Tabah Menghadapi Lawan

رَبَّنَا َأْفِر ْ غ عََليْنَا صَبْرًا وََثبِّتْ َأقْدَامَنَا وَانصُرْنَا عََلى الَْقوِْم الْ َ كافِِرينَ

Robbanaa afrigh ‘alainaa Sobron wa tsabit aqdaamanaa wansurnaa ‘alal qoumil kaafiriin

“Ya Allah, limpahkanlah kesabaran pada kami, kokohkan pendirian kami, serta tolonglah kami untuk mengalahkan orang‐orang kafir.” (QS. Al‐Baqarah: 250). 2
Penjelasan
Dijelaskan dalam Al‐Quran, bahwa doa ini dibaca oleh sekelompok mukmin yang bergabung dengan pasukan Thalut melawan jalut. Dengan doa ini dan atas izin Allah Swt. pasukan Thalut dapat mengalahkan Jalut, dan Nabi Daud membunuh Jalut.

4. Doa Keselamatan

رَبَّنَا َ لا تُؤَاخِذْنَا ِإن نَّسِينَا َأوْ َأخْ َ طْأنَا رَبَّنَا وَ َ لا تَحْمِ ْ ل عََليْنَا ِإصْرًا َ كمَا حَمَلْتَهُ عََلى الَّذِينَ مِن
َقبْلِنَا رَبَّنَا وَ َ لا تُحَمِّْلنَا مَا َ لا َ طاَقَة لَنَا ِبهِ وَاعْفُ عَنَّا وَا ْ غفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَآ َأنتَ مَوْ َ لانَا َفانصُرْنَا
عََلى الَْقوِْم الْ َ كافِِرينَ

Robbanaa laa tuakzidnaa in nasiinaa wa akhto’naa robbanaa wa laa tahmil ‘alainaa isron kama hamaltahu ‘alal ladzIina min qoblinaa.
Robbanaa wa laa tuahamilnaa maa laa thooqoto lanaa bihi wa’fua ’anna waghfir lanaa warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa ‘alal qoumil kaafiriin

“Ya Allah, jangan siksa kami karena lupa atau bersalah. Ya Allah, jangan bebankan pada kami beban berat seperti Kau bebankan pada orang‐orang sebelum kami. Ya Allah, jangan Kau pikulkan pada kami apa yang tidak sanggup kami pikul. Ampunilah dan maafkan kami, serta rahmatilah kami. Kaulah Penolong kami, maka tolonglah kami untuk mengalahkan orang‐orang kafir.” (QS. Al‐Baqoroh: 286).
Penjelasan:
Ibnu Katsir merangkum sepuluh hadist tentang keutamaan membaca doa diatas. Diantaranya hadist: “Barangsiapa yang membaca dua ayat akhir surah Al‐Baqarah (ayat 285‐286) setiap malam, maka dia akan mendapatkan keselamatan.”

5. Doa Menghindari Kesesatan

رَبَّنَا َ لا تُِز ْ غ قُلُوبَنَا بَعْدَ ِإ ْ ذ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمًَة ِإنَّكَ َأنتَ الْوَهَّابُ

Robbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wa hab lanaa min ladunka rohmatan innaka antal wahhab

“Ya Allah, jangan Kau jadikan hati kami condong pada kesesatan sesudah Kau beri petunjuk pada kami, dan rahmatilah kami. Sungguh Kau Maha Pemberi karunia.” (QS. Ali 'Imrôn: 8).
Penjelasan:
Doa ini dibaca oleh ahli ilmu yang beriman kepada keagungan Al‐Quran. Dan mereka berdoa kepada Allah Swt. agar tetap dalam jalan kebenaran, tidak condong kepada kesesatan setelah mendapatkan petunjuk, serta memohon curahan rahmat‐Nya.

6. Doa Husnul Khôtimah (akhir yang baik)

اَّرَّبَّنَا ِإنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلإِيمَانِ َأ ْ ن آمِنُوْا ِبرَبِّكُمْ َفآمَنَّا رَبَّنَا َفا ْ غفِرْ لَنَا ُذنُوبَنَا وَ َ كفِّرْ عَن
سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الأبْرَاِ ر رَبَّنَا وَآتِنَا مَا وَعَدتَّنَا عََلى رُسُلِكَ وَ َ لا تُخِْزنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ ِإنَّكَ َ لا
تُخْلِفُ الْمِيعَادَ

Robbanaa innanna sami’naa munadiyan yunaadi lil iiman an aamanu birobikun fa amannaa. Robbanaa faghfir lanaa dzunubaana wa kafir sayyiatinaa wa taffannaa ma’al abror. Robbanaa wa aatinaa ma wa’attanaa ‘ala rusulika wa laa tukhzinaa yaumal qiyamah innaka laa tukhliful mi’aad

“Ya Allah sungguh kami telah mendengar seruan yang menyeru pada iman: “Berimanlah kamu kepada Allah, maka kami pun beriman. Ya Allah, ampunilah dosa dan hapuskan kesalahan‐kesalahan kami, serta matikan kami beserta orang‐orang yang banyak berbuat kebajikan. Ya Allah, berilah apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul‐rasul‐Mu, dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari kiamat nanti. Sungguh Engkau sama sekali tidak akan pernah menyalahi janji.” (QS. Ali Imrôn: 193‐294).
Penjelasan:
Baik sekali doa di atas dibaca pada setiap kesempatan, tapi lebih utama pada waktu tengah malam (sepertiga malam) sampai menjelang shubuh. Karena ayat ini pula yang dibaca Nabi Saw. ketika bangun dari tidurnya sambil memandang langit. (HR. Bukhari)

7. Doa Taubat

رَبَّنَا َ ظَلمْنَا َأنفُسَنَا وَِإن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا َلنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِِرينَ

Robbanaa dzolamnaa anfusanaa wa inlam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanakunnaa minal khoosiriin

“Ya Allah, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Kau tidak mengampuni kami serta memberi rahmat pada kami, niscaya kami termasuk orang‐orang yang rugi.” (QS. Al‐A'rôf 23).
Penjelasan:
Doa ini doa Nabi Adam dan isterinya Hawa, ketika keduanya dikeluarkan dari surga.

8. Doa Tolak ke Zoliman

رَبَّنَا َ لا تَجْعَلْنَا مَعَ الَْقوِْم الظَّالِمِين

Robbanaa laa taj’alnaa ma’al qoumil dzoolimin

“Ya Allah, jangan Kau tempatkan kami bersama‐sama dengan orang‐orang zhalim.” (Al‐A'rôf 47). 4
Penjelasan:
Doa dia atas dibaca oleh Ahlul A'rof, yakni orang‐orang yang amal kebajikan dan kejahatannya seimbang. Ketika mereka melihat ahli surga dengan berbagai kenikmatanya, mereka berkata: “Kesejahteraan semoga tercurah bagi kalian, wahai ahli surga.” Dan ketika mereka melihat ahli neraka dengan berbagai siksanya, mereka berkata: “Kami berlindung kepada Allah dari apa yang sedang kalian alami, Wahai ahli neraka.” Lalu mereka berdoa dengan doa diatas, yaitu memohon agar tidak disatukan dengan orang‐orang zholim.

9. Doa Mohon Keadilan

رَبَّنَا اْفتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا ِبالْحَقِّ وََأنتَ خَيْرُ الَْفاتِحِينَ

Robbanaf tah bainanaa wa baina qouminaa bil haqqi wa anta khoirul faatihiin

“Ya Allah, berilah putusan antara kami dan kaum kami dengan adil. Kaulah Pemberi keputusan yang sebaik‐baiknya.” (QS. Al‐A'rôf 89).
Penjelasan:
Doa ini dibaca oleh Nabi Syu'aib ketika beliau diusir oleh kaumnya sebab ingkar terhadap agama yang dibawanya dan menolak ajakan kaumnya untuk kembali kepada ajaran agama mereka.

10. Doa Mohon Keselamatan

رَبَّنَا َ لا تَجْعَلْنَا فِتْنًَة لِّلَْقوِْم الظَّالِمِينَ وَنَجِّنَا ِبرَحْمَتِكَ مِنَ الَْقوِْم الْ َ كافِِرينَ

Robbanaa laa taj’alnaa fitnatan lil qoumil dzoolimin wa najjinaa bi rohmatika minal qoumil kaafiriin

“Ya Allah, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zholim, dan selamatkanlah kami dengan curahan rahmat‐Mu dari tipu daya orang‐ orang yang kafir.” (Qs. Yûnus: 85‐86).
Penjelasan:
Doa ini dibaca oleh kelompok minoritas yang beriman kepada Nabi Musa, setelah mereka menyaksikan mukjizat Nabi Musa dihadapan Fir'aun. Ketika itu, kaum Nabi Musa merasa takut, bahwa Fir'aun dan pemuka‐pemukanya akan menyiksa mereka. Maka pada waktu itu pula Nabi Musa memerintahkan kepada kaumnya agar tidak takut dan menyerahkan sepenuhnya kepada Allah Swt

11. Doa Mohon Perlindungan

رَبِّ ِإنِّي َأعُوُذ ِبكَ َأ ْ ن َأسَْأَلكَ مَا َليْسَ لِي ِبهِ عِلْمٌ وَِإلاَّ تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمِْني َأ ُ كنْ مِّنَ الْخَاسِِرينَ

Robbii inni auudzubika an asalaka ma laisa lii bihi ‘ilmun wa illa taghfir lii wa tarhamnii akun 5
minal khoosiriin

“Ya Allah, sungguh aku berlindung pada‐Mu dari sesuatu yang aku tidak tahu hakikatnya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun serta tidak menaruh belas kasihan padaku, niscaya aku termasuk orang‐orang yang merugi.” (QS. Hûd: 47).
Penjelasan:
Doa ini merupakan doanya Nabi Nuh, yaitu ketika kaumnya termasuk anaknya (kan'an) ikut dihancurkan oleh Allah Swt. melalui banjir besar. Nabi Nuh protes kepada Allah Swt., “Kenapa anaknya (kan'an) ikut dihancurkan padahal dia adalah bagian dari keluargaku, dan Engkau sendiri berjanji akan menyelamatkan keluargaku dan menenggelamkan kaumku.” (QS. Hûd: 45). Allah menjawab: “Bahwa dia (Kan'an) bukan termasuk keluargamu yang dijanjikan akan diselamatkan, karena dia tidak soleh dan tidak beriman kepada Allah. Padahal yang akan diselamatkan dari banjir besar adalah mereka‐mereka yang beriman kepada Allah (QS. Hûd: 46). Setelah diperingatkan Allah, Nabi Nuh berdoa dengan doa ini dan Allah mengabulkan doanya (QS. Hûd: 48).

12. Doa Keluarga Sakinah

رَبِّ اجْعَْلِني مُقِيمَ الصَّ َ لاةِ وَمِن ُذرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتََقبَّلْ دُعَاء رَبَّنَا ا ْ غفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِِنينَ
يَوْمَ يَُقومُ الْحِسَاب

Robbij ‘alnii muqiimash solaati wa min dzuriyyatii Robbanaa wa taqobbal du’a‐i Robbanagfir lii wa liwaalidayya wa lil mu’miniina yauma yaqumul hisaab

“Ya Allah, jadikanlah aku dan anak cucuku orang‐orang yang teguh mendirikan shalat, ya Allah kabulkan doaku. Ya Allah ampunanilah diriku dan kepada kedua orang tuaku serta orang‐orang mukmin pada hari kiamat.” (QS. Ibrôhîm: 41‐42).
Penjelasan:
Doa diatas baik sekali dibaca dalam berbagai kesempatan, agar diri kita dan keluarga kita serta turunan kita senantiasa taat dan rajin beribadah kepada Allah Swt, khususnya ibadah shalat yang telah diwajibkan.
Dalam Al‐Quran dikisahkan, bahwa doa tersebut dibaca oleh Nabi Ibrahim, ketika ia baru saja memohon agar kota Mekkah dijadikan kota aman, tentram dan anak turunannya diselamatkan dari kemusyrikan.

13. Doa Mohon Tempat yang Baik

ْلرَّبِّ َأدْخِ ِني مُدْخَ َ ل صِدْ ٍ ق وََأخِْرجِْني مُخْرَجَ صِدْ ٍ ق وَاجْعَل لِّي مِنْ لَّدُنْكَ سُْل َ طانًا نَّصِيرًا

Robbii adkhilnii mudkhola sidqin wa akhrijnii mukhroja sidqin waj’al lii min ladunka sulthoonan nashiiron

“Ya Allah, masukkanlah aku dengan cara masuk yang benar, dan keluarkanlah aku dengan cara yang benar. Dan berikan padaku kekuasaan (pemimpin) sebagai penolong.” (Al‐Isrô': 80). 6
Penjelasan:
Doa di atas dibaca bukan hanya dikhususkan ketika kita akan pergi. Baik juga doa di atas dibaca ketika kita akan meninggalkan tempat yang kita huni (dunia), memohon agar ditempatkan pada tempat yang layak setelah meninggal (Tafsir Al‐Qurthubi).

14. Doa Mohon diberi Kemudahan

رَبَّنَا آتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمًَة وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ َأمِْرنَا رَشَدًا

Robbanaa aatinaa min ladunka rohmatan wa hayyi lanaa min amrinaa rosyadaa

“Ya Allah, berilah rahmat pada kami & beri kami petunjuk yang lurus serta sempurna.”(QS. Al‐Kahfi: 10).
Penjelasan:
Doa ini dibaca oleh pemuda Ashhabul kahfi, yakni sekelompok pemuda yang beriman kepada Allah Swt. hingga mendapatkan petunjuk dari Allah. Doa ini dibaca mereka ketika akan masuk gua sebagai persembunyiannya untuk menyelamatkan agama yang hak, agama yang mereka pegangi dari fitnah‐fitnah dan orang‐orang zhalim, dan Allah Swt mengabulkan doa mereka. Kisah Ashhabul kahfi dapat dibaca dalam Surah Al‐Kahfi.

15. Doa Kelapangan hati

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي َأمِْري وَاحُْل ْ ل عُقْدًَة مِّن لِّسَاِني يَفَْقهُوا َقوْلِي

Robbisyroh lii sodhrii wa yasir lii amri wahlul ‘uqdatan min lisaanii yafqohu qoulii

“Ya Allah, lapangkan dadaku, mudahkan urusanku, dan lepaskan kekakuan lidahku, agar mereka mengerti perkataanku.” (QS. Thôha: 27)
Penjelasan:
Doa di atas balk sekali dibaca ketika menghadapi kezholiman seseorang, kelompok, dan penguasa. Juga dibaca agar mendapatkan kelancaran, kemudahan dalam berdakwah. Doa ini pula yang sering dibaca oleh para mubaligh, para pelajar atau siapa saja yang meminta diberi kemudahan dalam berbicara. Al‐Quran mengisahkan, bahwa doa tersebut dibaca oleh Nabi Musa ketika mendapat perintah dari Allah Swt. agar menyampaikan risalah kepada Fir'aun. Dan akhirnya Allah Swt. mengabulkan permintaan Nabi Musa.

16. Doa Mohon Jodoh Keturunan yang Baik

َلا ِّبرَ تَ َ ذرِْني َفرْدًا وََأنتَ خَيْرُ اْلوَا ِ رثِي

Robbi laa tadzar nii fardan wa anta khoirul waaritsiin 7

“Ya Allah, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri, dan Engkaulah pewaris yang paling baik.” (QS. Al‐Anbiyaa': 89).

17. Doa Agar keturunan Soleh

رَبِّ هَبْ لِي مِن لَّدُنْكَ ُذرِّيَّةً َ طيِّبًَة ِإنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاء

Robbi Hab lii min ladunka zuriyattan toyyibatan innaka sami’ud du’aa

“Ya Allah, berilah aku seorang anak yang baik. Sungguh Engkau Maha Mendegara semua doa.” (QS. Ali 'Imron: 38).
Penjelasan:
Doa di atas baik sekali dibaca oleh orang‐orang yang belum mempunyai keturunan, juga baik sekali dibaca oleh setiap muslim agar diberi keturunan yang soleh.
Kedua ayat diatas adalah doa Nabi Zakariya agar diberi keturunan untuk menjadi pejuang yang menegakkan agama Allah.

18. Doa Mohon Terlepas dari Musibah

رَّبِّ َأعُوُذ ِبكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِين وَأَعُوذُ ِبكَ رَبِّ َأن يَحْضُرُون

 Robbii a’uudzubika min hamazatisy syayauthiin wa ‘auuzubika robbi an yahdhuruun

“Ya Allah, aku berlindung pada‐Mu dari bisikan‐bisikan setan. Dan aku berlindung pada‐Mu, dari kedatangan mereka padaku.” (OS. Al‐Mukminûn: 97‐98).
Penjelasan:
Doa di atas dibaca dalam berbagai keadaan agar selamat dari tipu daya syaitan, baik dalam beramal maupun dalam pergaulan. Dan doa diatas merupakan perintah Allah agar kita memperbanyak membacanya ketika terjadi musibah. (QS. Al‐Mukminûn: 93‐94).

19. Doa Mohon Keturunan Bagus

ارَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ َأزْوَا ِ جنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرََّة َأعْيُ ٍ ن وَاجْعَْلنَا لِلْمُتَّقِينَ ِإمَامً

Robbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa zuriyyatinaa qurrota a’yunin waj ‘alnaa lil muttaqinna imaaman

“Ya Allah, anugerahkanlah kepada istri dan keturunan kami sebagai penyejuk hati, dan jadikanlah kami imam (pemimpin) bagi orang‐orang yang bertakwa.” (QS. Al‐Furqôn: 74).
Penjelasan:
Dalam Al‐Quran dikisahkan, bahwa doa tersebut dibaca oleh orang‐orang yang taat beribadah. Mereka senantiasa berpegang teguh pada etika Islam, beramal soleh, memperbanyak dzikir dan doa di setiap waktu. 

20. Doa Mensyukuri Nikmat

رَبِّ َأوْ ِ زعِْني َأ ْ ن َأشْكُرَ ِنعْمَتَكَ الَّتِي َأنْعَمْتَ عََليَّ وَعََلى وَالِدَيَّ وََأنْ َأعْمَ َ ل صَالِحًا تَرْضَاهُ
وََأدْخِْلِني ِبرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

Robbi auzi’nii an asykuro ni’matakalattii an’amta ‘alayya wa ‘alaa waalidayya wa an a’mala soolihan tardhoohu wa adkhilnii birohmatika fii ‘ibadikash soolihiin

“Ya Allah, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat‐Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orangtuaku dan untuk (selalu) mengerjakan amal soleh yang Engkau ridhai, serta masukkan aku dengan rahmat‐Mu ke dalam golongan hamba‐hamba‐Mu yang soleh.” (QS. Al‐Naml: 19).
Penjelasan:
Doa di atas baik sekali dibaca sebagai rasa syukur atas semua nikmat serta dimasukkan ke dalam golongan orang‐orang yang beramal soleh. Doa tersebut pula yang dibaca Nabi Sulaiman yang kaya raya tidak ada bandingannya.

21. Doa Agar Hati Tidak Dengki

رَبَّنَا ا ْ غفِرْ َلنَا وَلاِ وَاِننَا الَّذِينَ سَبَقُونَا ِبالأِ يمَانِ وَ َ لا تَجْعَ ْ ل فِي قُلُوِبنَا غِلاًّ لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا ِإنَّكَ
رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ

Robbanagh firlanaa wa li ikhwaninaladziinaa sabaquuna bil iimaan wa laa taj’al fii qulubiinaa ghillan lil ladzinaa aamanu robbanaa rouufur roohiim

“Ya Allah, ampunilah dosa‐dosa kami dan dosa‐dosa saudara kami yang telah mendahului kami dengan membawa iman, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang‐orang yang beriman. Ya Allah, sungguh Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al‐Hasyr: 10).
Penjelasan:
Dalam Al‐Quran dikisahkan, bahwa doa di atas dibaca oleh orang‐orang beriman yang mengikuti perjuangan kalangan Muhajirin dan Anshar. Mereka memohon agar tetap melanjutkan serta meneladani kesolehan, semangat jihad dan kesucian hati mereka.

22. Doa Agar Lingkungan Aman Tentram

رَبَّنَا َأخِْرجْنَا مِنْ هَذِهِ الَْقرْيَةِ الظَّالِ ِ م أَهْلُهَا وَاجْعَ ْ ل لَّنَا مِن لَّدُنكَ وَلِيا وَاجْعَ ْ ل لَّنَا مِن لَّدُنْكَ
نَصِيْرًا

Robbanaa akhrijnaa min haadzihil qoryatidz dzoolimi ahluhaa waj’al lanaa min ladunka 9
waliyyan waj’al lanaa min ladunka nashiiroo

“Ya Allah, keluarkanlah kami dari tempat ini yang zholim penduduknya ini, dan berilah kami pelindung dari sisi‐Mu serta berilah kami penolong dari Mu.” (QS. an‐Nisa: 75).
Penjelasan:
Agar selamat dari kezaliman suatu kelompok atau golongan, maka baca doa di atas setiap saat. Baik juga dibaca agar diberi ketentraman dan disatukan dengan orang‐orang yang beriman.

23. Doa Minta Rezeki

َّسلا رَبَّنَا َأنزْ ْ ل عََليْنَا مَآئِدًَة مِّنَ مَاءِ تَ ُ كو ُ ن لَنَا عِيدًا لأوَّلِنَا وَآخِِرنَا وَآيًَة مِّنْكَ وَارْزُْقنَا وََأنْتَ خَيْرُ
الرَّا ِ زقِي

Robbanaa anzil ‘alainaa ma‐idatan minas samaa‐i takunu lanaa ‘idan lii awwalinaa wa akhirinaa wa aayatan minka warzuqnaa wa anta khoirur rooziqin

“Ya Allah, turunkan pada kami hidangan dari langit yang hari turunnya itu akan menjadi hari raya bagi kami, bagi orang‐orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, serta menjadi tanda bagi kekuasaan‐Mu. Berilah kami rezeki, dan Engkaulah Pemberi rizki yang paling utama.” (QS. Al‐Ma'idah: 114).
Penjelasan:
Doa diatas merupakan doanya Nabi Isa ketika ditantang oleh para pengikutnya yang menginginkan bukti konkrit atas kemukjizatan yang dimiliki oleh seorang rasul.
Bagi setiap muslim yang mendambakan limpahan rezeki, sudah selayaknya memperbanyak membaca doa ini dalam setiap kesempatan.

24. Doa Agar Diberi Kedudukan yang Mulia

رَّبِّ َأنِزْلِني مُنزَ ً لا مُّبَارَ ً كا وََأنتَ خَيْرُ الْمُنِزلِينَ

Robbii anzilnii munzalan mubaarokan wa anta khoirul munziliin

“Ya Allah, tempatkan aku di tempat yang berkah, dan Engkau adalah sebaik‐baik pemberi tempat.” (QS. Al‐Mukminûn: 29).
Penjelasan:
Baik sekali doa diatas dibaca bagi setiap orang yang menginginkan kedudukan, baik pangkat, jabatan, atau kedudukan lainnya. Karena doa tersebut merupakan doanya Nabi Nuh ketika berada dalam perahu. Ia memohon kepada Allah Swt. agar diberi kedudukan yang lebih mulia daripada kedudukan sebelumnya. Kemudian Allah Swt. mengabulkan doanya, dan menjadikannya ummat yang taat kepada Allah Swt.

25. Doa Agar Terlepas dari Kesulitan

َلاَّلاِإ ِإَلهَ َأنتَ سُبْحَانَكَ ِإنِّي ُ كنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Laa ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzolimin

“Tidak ada Allah selain Kau. Maha Suci Engkau, sungguh aku termasuk orang‐orang yang zholim.” (QS. Al‐Anbiya': 87).
Penjelasan:
Doa diatas hendaknya dibaca pada setiap kesempatan, agar dihindarkan dari rasa frustasi, stres dalam menghadapi perjuangan. Karena doa tersebut merupakan doa Nabi Yunus sebagai penyesalan atas kelancangannya meninggalkan dakwah. Ia merasa berat menghadapi kaumnya yang membangkang, hingga kemudian ia tinggalkan.