Pages

Cara Deface Web Dengan File Upload


             Metodenya sama seperti FCKeditor. Jadi kita bisa mengupload file defacement kita ke suatu web yang memiliki bug ini. Ini sangat mudah, jadi mari kita coba.

1. Ketik dork berikut ke google :
inurl:/editor/editor/filemanager/
inurl:/HTMLEditor/editor/

2. Pilih salah satu web yang ingin dijadikan target.

3. Masukkan exploit ini : /editor/editor/filemanager/upload/test.html
Contoh : www.site.com/editor/editor/filemanager/upload/test.html

4. Akan muncul seperti ini




 Ubah "asp" menjadi "php". Klik "pilih file" untuk memilih file deface anda. Klik "send it to server" untuk mengupload.

5. Jika upload berhasil akan muncul pesan "file uploaded with no errors". Buka file defacement anda dengan mengcopy url pada kolom "Uploaded File URL" dan paste ke address bar

6. Muncullah file deface anda

Bagaimana Pendapatmu tentang Acara YKS ???

terima kasih buat para pemirsa yang
telah memberikan saran dan kritik
buat acara-acara kami.

Nampaknya acaara YKS kini dalam sorotan publik seolah menjadi
polemik dalam pandangan yang berbeda. ada yang pro dan ada yang
kontra. Bagi yang pro mereka begitu
menikmati acra tersebut dan sangat
memfavoritkan nya. Sedangkan bagi
yang kontra mereka bertentangan
sekali dengan mereka yang pro. Hal yang pertama yang mendasari
pihak yang kontra iialah mereka
yang tidak menyukai candaan yang
berlebihan dari para pemain, mereka
menganggap itu semua
membosankan dan tidak mendidik.
Hingga mereka melibatkan jam
tayang YKS sebagai senjata untuk menghancurkannya.
Ya setiap orang punya hak untuk
berbicara, negara kita negara
demokrasi. Disinilah peran pemirsa
menilai acara kami. Semua kritik dan
saran dari anda semua akan menjadi
bahan evaluasi bagi kami.
Khususnya acara YKS .
Jadi menurut anda pantaskah acara
YKS mendapatkan porsi waktu yang
banyak dibandingkan acara lain?
Pendapat anda sangat di perlukan

Dari Akun Ini

JKT48 dalam berbagai pandangan

Kali ini gw pengen ngebahas sedikit tentang pandangan JKT48 di mata para fans dan di mata orang-orang biasa atau bukan fans. Pandangan seseorang terhadap seorang entertainer memang berbeda-beda. Entah itu artis sinetron, penyanyi atau bahkan sebuah Idol Group seperti JKT48. Pandangan yang berbeda inilah yang kadang menimbulkan gesekan-gesekan antara fans dan non-fans, tapi apakah gesekan tersebut perlu terjadi? Menurut gw sih enggak, Manusia itu berbeda, apalagi kalo udah membicarakan masalah selera musik. Sampe ujung dunia juga tidak akan pernah menemukan titik pencerahan.
          Oke,dari segi nama JKT48 dulu. Untuk fans JKT48 dibaca dengan spelling atau pengucapan Inggris tetapi untuk yg bukan fans selalu akan membaca dengan spelling huruf Indonesia dan angka 48 di baca “empat delapan” bukan “forty eight”. Bahkan dari angka 48 itu sendiri menimbulkan perbedaan,untuk fans angka 48 berarti inisial dari investor pertama 48 family yaitu Shiba Kitaro (shi=4 , ba=8) dan untuk yang bukan fans 48 selalu diartikan jumlah dari anggota JKT48. Sebenarnya hal ini yang harus diluruskan,jumlah anggota 48 family berjumlah lebih dari 48 tapi apalah daya,jika fans memberi penjelasan pun beberapa orang tidak peduli padahal fans tersebut sudah menjelaskan dengan ikhlas dan mudah di pahami.
          Yang kedua dari segi konsep. Konsep yang di usung oleh JKT48 adalah Idol Group dan semua fans sudah tau itu,tetapi masih banyak teman-teman kita yang bukan fans menganggap bahwa JKT48 itu girlband.
Emang ada perbedaan ya?
Dari artikel-artikel yg gw baca di blog-blog lain sih menuliskan bahwa girlband atau boyband di jepang disebut dengan idol group,jadi gk ada bedanya kalo di jepang.
Tapi kan idol group tumbuh bersama fans dan ada konsep akademik sementara girlband / boyband itu menawarkan produk bukan proses kayak idol group.
Nah dari artikel yg gw baca juga berkata bahwa konsep akademik dan graduated yg di usung 48 family atau idol group lainnya di Jepang cuma bagian dari gebrakan baru atau konsep yang di buat sama management untuk menarik perhatian warga Jepang. Bukan berarti bahwa idol group itu selalu bernuansakan seperti 48 family,tapi itu di Jepang.
Jadi intinya JKT48 itu idol group atau Girlband?
Dari apa yang gw,gw mau beropini bahwa sebenarnya 48 family di luar Jepang di sebut Girlband itu sah-sah saja,idol group itu hanya sebutan di Jepang. Karena dari beberapa postingan blog-blog yg gw baca berkata bahwa konsep “setengah matang” , “tumbuh bersama fans” dan “idol you can meet” itu hanya sebuah konsep dari management untuk menarik warga agar menyukai group yang baru terbentuk itu. Jadi bukan berarti ketika ada sekumpulan wanita yg berkumpul lalu memakai konsep seperti 48 family selalu di anggap idol group,tapi kalau di Jepang pasti akan di panggil idol group sedangkan jika di bentuk di Amerika atau mungkin Korea masih bisa di panggil girlband.
Jadi lo setuju kalo JKT48 di samakan kayak girlband/boyband itu?
Kalo ditanya kayak gitu gw pasti jawab gk setuju. Sudah jelas-jelas mereka punya konsep yang berbeda jadi ya memang tidak bisa di samakan. Tapi untuk diri gw pribadi gw lebih suka JKT48 itu di sebut idol group karena girlband di Indonesia sudah terlalu mainstream. Gw juga mengakui bahwa konsep yg di bawa oleh JKT48 sangat berbeda dan merupakan warna baru di Indonesia,hal itu juga sudah bisa menghipnotis diri gw pribadi yg bisa di bilang fans baru karena kalo boleh curhat gw baru ngefans sama JKT48 sekitar November akhir / Desember awal tahun 2012.
          Tunggu dulu,kayaknya gw kebanyakan bahas tentang idol group sama girlband ya? Bukan bahas perbedaan JKT48 di mata fans dan non-fans. Tapi memang yg paling diperdebatkan di kalangan teman-teman kita yg fans dan dengan yg bukan fans selalu tentang masalah idol group dan girlband. Gw sendiri gk bisa memberikan ilmu tentang kedua hal itu,yg bisa gw lakukan Cuma men-share opini gw yg gw dapet dari membaca postingan-postingan di blog-blog fanbase yg sudah menjamur.
          Oke,yang ketiga yg mau gw sedikit bandingin itu pandangan orang umum yang selalu entah mungkin bisa di bilang sedikit aneh ketika fans JKT48 di dominasi oleh seorang pria sementara fans girlband lainnya tetap di dominasi oleh wanita. Kalau boleh jujur girlband lain anggotanya ada juga yg gk kalah cantik dari member JKT48 jadi kalo yg di buat alesan itu karena alesan wajah atau faktor face sedikit kurang tepat. Tapi kalo menurut pendapat gw yg sejatinya pria tulen,pria itu lebih suka sama sesuatu yg tidak umum,sesuatu yg tidak mainstream,sesuatu yg out of the box dan JKT48 hadir dengan konsep berbeda.
          Yah mungkin cuma itu opini yg bisa gw share sebagai fans pemula yg baru pertama kali menemukan sebuah group yg berbeda dari yg lain yaitu JKT48. Apapun pendapat orang luar sana kita sebagai fans harus tetap semangat dan tidak boleh lelah dalam mendukung idola kita dn mendukung oshi kita masing-masing,dan juga sebagai fans yang pintar kita harus selalu keep calm dalam menghadapi teman-teman kita yg bukan fans JKT48 dan mungkin beberapa dari mereka sedikit menghina dan meragukan JKT48.
Keep Calm and Always Support Our Idol , JKT48 !!!

Fans! Kritik Bukan Haters!

Fans dan idolanya merupakan bagian yang gak bisa di pisahkan, kesuksesan seorang Idola, gak lepas dari dukungan setia dari para fans mereka. Namun kebanyakan dari fans JKT48 lebih sering mengelu-elukan idolanya. Mereka selalu membicarakan tentang sesuatu yang positif JKT48 dan memberikan pujian. Di sisi yang lain jarang sekali ada fans yang membicarakan sisi negatif dari JKT48. Mungkin ada, tapi tidak banyak. Mungkin sebagian fans memiliki ketakukan apabila mereka menyinggung hal negatif tentang Idol mereka, akan langsung timbul pertanyaan, “Lu itu fans JKT48 atau haters?”. Dan pertanyaan seperti itu yang sering menjadi awal dari perpecahan antara fans.
Lalu kenapa fans yang kritis selalu dibenci dan sering dijauhi? Itu karena mereka berbicara soal kekurangan dari JKT48, maka fans (yang hanya mau tahu kelebihan saja) marah dan menyebabkan perpecahan. Sudah pasti fans yang marah itu lebih banyak dari pada mereka (fans yang kritis). Sebenarnya fans (yang marah) itu juga harus sadar, bahwa selalu ada hitam dan putih, selalu ada kekurangan di balik kelebihan. Apa sudah pasti idola kita tidak mempunyai kekurangan sama sekali? Coba kalian pikirkan, apa kekurangan dari JKT48. Bila di asumsi dan persepsi kalian tidak ada kekuarangan dari mereka, maka kalian pun sama saja. Kalian hanya bisa melihat kelebihan dari JKT48, tapi tidak bisa melihat kekurangan mereka.
Ada saat dimana kita sebagai fans wajib mengkritik bagaimana seharusnya idola kita, apa yang mungkin masih kurang dari mereka, dan mencoba untuk memberikan solusi, apabila itu dirasa perlu. Jangan hanya berkata “Kalian perform bagus banget!”, “Kalian hari ini cantik-cantik banget!”, atau semacamnya seperti itu. Kita bisa mencari kekurangan mereka, tapi hal ini bukan untuk menjatuhkan JKT48, ini dilakukan untuk membangun dan membuat mereka lebih baik lagi. Gw sadar ga ada sesuatu yang sempurna, tapi jika niat kita memang untuk menjadikan mereka lebih baik, alangkah baik nya untuk di ungkapkan.
Kritikan kita mungkin bisa disampaikan saat hi-touch, walau terbatas waktu, katakan saja apa kekurangan member, mereka pasti akan introspeksi hal itu. Atau apabila ada event lain yang mengizinkan fans untuk berbicara langsung dengan idolanya, katakan kritikan kalian (yang membangun). Atau mungkin bisa kalian utarakan melalui sosial media seperti twitter, atau G+ member. Tapi jangan terlalu sering melakukan hal ini, karena ada kemungkinan member akan down mendengar kritikan kalian yang terlalu sering. Misalkan hari ini kalian melakukan kritikan kepada member, dan besoknya saat theater apa yang kalian kritik itu sudah terjawab dengan hal yang lebih baik, maka itu sudah berhenti. Kalian bisa mengamati hal yang lainnya lagi.
Mungkin tidak semua fans mau melakukan hal ini karena takut ada haters atau fans dari idola lain yang tahu dan menyebarkan kelemahan JKT48. Tapi kita tidak perlu memikirkan hal itu. Karena bila kita melakukan kritikan ini, haters tahu, dan ketika mereka melihat JKT48 ternyata sudah tidak tidak seperti itu lagi, mereka sendiri yang akan merasa malu. So, sekali lagi jangan hanya menilai hal yang baik dari JKT48 (member maupun JOT), tapi benahi juga kekurangan mereka. Selagi mereka membenahi hal itu dari dalam, dari luar kita juga membantu mereka.
JKT48 juga perlu fans yang kritis, fans yang bisa membangun dan membuat JKT48 lebih baik lagi. Karena beberapa fans yang lebih kritis akan membuat JKT48 bisa lebih baik, dan lebih baik lagi. Hal yang negatif pun tidak selalu berakhir negatif juga. Kita harus jatuh dari sepeda ketika pertama kali kita belajar. Kita harus gagal beberapa kali bila kita ingin sukses. Member pun harus berjuang keras bila ingin mencapai mimpinya masing-masing. Dan kita harus bisa jadi fans yang kritis bila ingin JKT48 menjadi lebih baik lagi.
“Anggap kritikan kalian sebagai alat untuk membangun JKT48 menjadi lebih baik lagi. Ga akan pernah tercipta sebuah hutan kalau ga ada angin serta badai yang membawa benih-benih tumbuhan menyebar yang membuatnya menjadi rindang”

Kumpulan Twitter Crew YKS ^_^

@sandy_svp = Sandy (Raja Alay )
@veanarvian = Vean 
@melaamele = Mela
@astydine = Asty 
@oritamakyd = Orie Tama
@prabupewe = pewe (purwanto)
@armansetiawan = Arman Setiawan
@yantususeptio = Yanto Chibi
@akbar_se7en = Ali Akbar

Mana Idolamu ?
Jangan lupa DiFollow !!

AbSen Dulu Yuk Dari Fans Siapa Nih Yang Hadir ?


AbSen Dulu Yuk Dari Fans Siapa Nih Yang Hadir ?


Ababil
Olga Lovers
Raffi'ah
Keluarga Bang Jali
WC Umum
Soimahniac
Kelviners
Sahabat Tarra
Omesh Licius
Amboeradul
( ISI SENDIRI )

Dari Fans Mana Nih Yang Banyak Hadir Disini ?
Kalian termasuk komunitas yang mana ?

• Ababil
• Raffi Ah
• KBJ
• Sahabt Tarra
• Kelviners
• Olga Lovers
• Wc Umum
• Amburadul
• Sedulur Kiwil
• Bopaker
• Rini Lovers
• Oritamania
• Soimahnia
• Sandylicious
• Omeshlicious

INILAH ALASAN KENAPA GOYANG OPLOSAN DI GANTI ??



Goyang Oplosan yang Lama Mendapat Kecaman Dari KPI, Bilangnya Goyangannya Berbau Pornografi, Acara tidak Mendidik Dan tayangannya Masih Banyak Anak - Anak yang Nonton TV.. 


Apakah KPI Perlu Merasakan Goyang Oplosan ? Karena Sebenarnya Goyang Itu Semata-Mata Hanya Untuk Hiburan , & Tujuan Kami Adalah Untuk Menghibur
Masyarakat INDONESIA

Goyang Oplosan 'YKS' Banyak Dikecam, Soimah Ubah Gerakannya



"Baca Dengan Teliti Dan Santai"


Gerakan versi baru itu adalah goyangan seperti orang yang sedang mencangkul.

Setelah banyak dikecam dan dikritik tidak mendidik, goyang Oplosan di acara "Yuk Keep Smile" langsung diubah oleh Soimah. Soimah mengubah gerakan tarian dari goyang yang populer lewat lagu dangdut "Oplosan" itu.
"Pokoknya kalau kita mau joget, pikiran kita harus bersih, otak kita harus bersih," kata Soimah menganai perubahan gaya tarian
tersebut. "Ketika otak kita kotor, jogetan kita jadi kotor."
Goyangan versi baru tersebut adalah goyangan seperti orang mencangkul.
Sebelumnya, gerakan tarian "Oplosan" tersebut banyak disinyalir berbau seksualitas dan tidak mendidik. Padahal goyangan itu terus-terusan disiarkan diacara TV "Yuk Keep Smile" TransTV.
"Itu merusak moral, semua goyang yang berbau seks," kata Ketua FPI Dki Jakarta, Habib Selon, baru-baru ini. Selain itu, Ketua FPI juga menyebutkan jika goyangan tersebut dapat merusak mental anak bangsa. Program tersebut juga dapat meresahkan karena tayang pada jam belajar anak-anak

Stella JKT48 Graduate? Seneng apa Sedih?

Wah! Hari minggu ini (3 November) Stella JKT48 mutusin graduate, alias lulus, alias cabut dari JKT48. Hm… whats next? Eh, sebelum gue ngomongin soal graduatenya Stella JKT48, gue juga bingung, mau seneng atau sedih. Seneng karena Stella berarti sudah siap berkarier untuk menjadi bintang yang terlepas dari akademi yang membesarkannya, sedih karena salah satu warna bakal berkurang di dunia idoling JKT48. :3
Eniwei, pascagraduatenya stella, di timeline seru juga ya! Dari beberapa keseruan soal graduatenya Stella, ada beberapa point yang bisa gue tangkep.
Stella Graduate di hari ulang tahunnya
Graduatenya stella, entah kebetulan atau sudah direncanakan, tepat dengan perayaan ulang tahunnya. Kalo dari nalar gue, berarti setelah dia tiup lilin, dapet ucapan selamat, terus nggak lama dia pamitan. Abis seneng, terus sedih. Ya sedih lah, mana ada orang yang seneng setelah sekian lama berjuang bersama menjadi bintang, terus cabut, malah ketawa ngakak. 
Em…apakah pengunduran diri Stella dari JKT48 ini bakal jadi ‘kado’ paling berkesan di dalam hidupnya? Maybe, maybe yes, maybe no. :p
Stella Graduate di saat dia ada di puncak kariernya sebagai member JKT48
Nggak bisa dipungkiri, kalo Stella ini salah satu member yang sering di’push’ sama JOT. Mulai dari ada di baris terdepan setiap perform teater, perform di TV, ikutan di video clip (cover) yang dibuat JKT48, ikutan jadi bintang iklan beberapa produk, sampai dapet slot di salah satu film yang lagi ngehits, Bima Satria Garuda.
Selain Melody, mungkin Stella salah satu member yang cukup dipoles sampe bisa mendapatkan posisi yang belum bisa didapatkan oleh member JKT48 lainnya. Menarik ya?
Stella Graduate, Berkurang deh Duo Sister di JKT48
Di awal JKT48 ada, duet Stella Sonia jadi salah satu warna tersendiri selain Melody Frieska. Sebelum ada duet Sinka Shinta bersodara, Stella Sonia juga sering diperbincangkan di kalangan fans. Yang paling berkesan, salah satunya kalau lagi MC, ada Stella sama Sonia yang sering berantem di atas panggung. Entah itu settingan atau natural, momen ini pasti bakal selalu dirindukan oleh fans.
Stella Graduate, Kesempatan Bagi member Underated
Setelah salah satu member yang sering di-push di baris terdepan menghilang, pasti harus ada yang bisa menggantikan. Inget dulu pas Atsuko Maeda graduate. Beberapa ada yang bilang, AKB48 bakal kehilangan sinar. Tapi faktanya, justru malah lebih berwarna karena member yang tadinya kalah bersinar bisa dapet kesempatan untuk menggantikan posisi stella di JKT48. Jadi penasaran kan? Hahahahah.
Stella Cornelia a
Eniwei, apapun poin yang gue sampaikan, ini kembali lagi kepada fans. Apakah setelah ini stella bakal didukung juga oleh fans JKT48, atau stella harus memulai karier selebritisnya dari awal. Yang jelas, kita bisa lihat beberapa member pascagraduate sebelumnya. Apakah Stella bakal senasib sama Ochi, Mova, atau Cleo?
Yang jelas, gue pribadi mengucapkan selamat dan sukses atas graduatenya Stella. Buat stella, kalo kamu baca postingan ini, semoga karier kamu terus menanjak dan lebih baik lagi setelah lulus dari JKT48. Stella pasti sudah memutuskan graduate dengan pertimbangan yang matang. 
Terima kasih ya stella, sudah menjadi warna bagi JKT48 selama 2 tahunan ini.

Dihantam Badai Graduate, Apakah JKT48 bakal Runtuh?

Ibarat makan sarimi, nggak cukup satu, tapi duaaaaaaaaaaa……… Yang dua dan mendua emang lebih asik. #AHAY! Malem ini berasa kena badai taifun haiyan di Teater JKT48. Nggak cukup 1 member yang graduate, tapi langsung dua. Sonya Pandarmawan alias Panda, dan Diatsa Priswarini. Hm… kalo abis satu, dua, apakah beberapa saat lagi bakal ada graduate massal? Hm….wallahu a’lam. Hanya Allah yang Maha Tahu Segalanya. :)
Eits, kalo satu member graduate, berarti bisa dipacarin. Kalo dua member sekaligus? Langsung dipoligami dong? #Becanda. Wotanya Sonya sama Diasta jangan nganggep serius ya… :)
JakJapan Diasta
Oke, sekarang giliran gue yang serius. Jadi, entah kenapa belakangan ini kok berasa ada ‘miniatur’ graduate massal di dunia Idoling JKT48 ya? Hm…apakah ini pertanda? Pertanda bahwa gue bakal punya pacar? Atau pertanda bahwa gue bakal balikan sama anak pak haji? #Doh
Ngomongin soal Sonya, dia salah satu member yang berkarakter. Ya, seenggaknya dia punya hal pembeda dengan member lainnya. Sampai dia dapet julukan ‘panda’ walau dia terlalu cantik buat dimiripin sama Panda dari China. Eniwei, mungkin karena udah ada background dari dunia entertaiment sebelum dia masuk JKT48, Sonya bisa lebih mudah beradaptasi dengan karakter dunia hiburan ketika dia sudah masuk menjadi member JKT48.
Kalo ngomongin Diasta, hm….sejak awal, terus terang gue kurang mendalami. Tapi dari obrolan temen-temen gue, emang sebenernya diasta merupakan member yang underrated. Tapi ada satu hal yang gue salut. Diasta punya fans yang ngoshiin dia, walau mungkin nggak sebanyak melody atau nabilah, mereka cukup sporadis dan loyal. Sangat berkebalikan sama member yang populer, banyak fans dari member yang populer sangat rentan akan oshihen. Sementara fans diasta, mereka sangat loyal.
Then?
Gue sih penasaran. Apakah bakal ada gelombang badai graduate selanjutnya di JKT48? Dan apakah JKT48 bakal runtuh kena badai graduate? Atau….mereka bisa bertahan kayak sister grup mereka, AKB48 yang walaupun ditinggal sama yang katanya icon mereka, Atsuko Maeda. Let’s see…

Dunia Delusi, #DDHikaruEvent, dan Masih bakal Ada Hikari-Hikari Lainnya

Kemarin sabtu, malam minggu, bagi banyak orang malam yang panjang. Tapi karena katanya gue bukan orang, jadi gue bakal nulis dari sudut pandang bukan orang. Malam minggu, biasanya kalo nggak ngatain jomblo di timeline, ya ngajakin yang lagi pacaran buat putus. Eits, ini beda. Ya, malam minggu terakhir saat tulisan ini gue buat, salah satu hal yang sebenernya belom pernah ada di otak gue dan juga otak anak-anak magang dan anak freelance ada. Launching buku (yang bener-bener buku) Dunia Delusi 2. Kenapa 2? Ya, walau baru pertama kali diterbitin sama penerbit major, tapi Dunia Delusi 1 tetep jadi legend. Tanpa dunia delusi 1, nggak bakal ada dunia delusi 2. Dan di malam minggu itu, ada hal yang sebelumnya nggak pernah terlintas di benak gue dan tim uwo lainnya. :)
Embedded image permalink
Launching Dunia Delusi, atau biar namanya agak keren dikit, kemaren pake hastag #DDHikaruEvent. Ini sebenernya tulisan curcol gue, sekaligus jawaban dari berbagai pertanyaan mulai dari fans, maupun yang bukan fans 48. Semoga aja dengan tulisan ini, semua pertanyaan, atau seenggaknya ada pertanyaan yang bisa terjawab.
Iya, itu bisa dibilang mimpi. Sebelumnya, semua tim uwo nggak pernah kepikiran kalo ada buku yang bakal nangkring di Gramedia, dan toko buku lainnya. Jangankan nangkring di toko buku. Buat bikin buku sekalipun, banyak banget masukan yang bikin semuanya ngeper. Salah satu masukan yang ada adalah, mayoritas fans JKT48, dan juga anak muda apalagi cowok kebanyakan bukan tipikal orang yang suka baca buku. Jangankan baca buku, buat cari buku toko buku sekalipun, itu hal yang aneh.
Buat hal yang pertama itu, gue sempet ngobrol juga sama anak magang, dan kebetulan waktu itu juga dapet ceramah dari mas @Oddie__ tentang minat baca. Inget banget gue pas mas Oddie bilang,”Semua orang itu sebenernya punya minat baca. Asal yang dibaca itu menarik buat dia.”
Then, violllaaaa! Thats true! Gue sekarang menyadari, cowok yang ngaku males baca sekalipun, em…sebenernya bukan males baca sih, cuma belum nemu bacaan yang dia suka aja, ternyata banyak yang berhasil ngabisin Dunia Delusi dalam jangka waktu beberapa hari. Bahkan ada yang cuma beberapa jam. Gue terharu.
Hm…kenapa gue jadi ngomongin minat baca ya? -_-*. Oke, sebenernya ini juga nyambung sama sentilan lain yang bikin gue pengen komen juga di tulisan ini. Beberapa jam setelah #DDHikaruEvent, ada sebuah akun dengan followersnya ratusan ribu, tapi bukan akun berbau idoling. Akun itu berbau dakwah, dan adminnya ngepromote buku Dunia Delusi. Ada salah seorang followersnya yang protes. Itu kan akun dakwah, kenapa promote buku idoling?
Oke, mungkin di satu sisi nggak nyambung. Hey ya ukhti, ini yang bikin agama kita nggak berkembang. Lo terlalu skeptis sama apa yang lo yakini. Di dalam Dunia Delusi, emang nggak ada satu pun kutipan ayat quran atau hadits. Tapi, bukankah ayat pertama yang diajarin sama Tuhan kita itu soal membaca? Dan Dunia Delusi itu targetnya adalah orang yang belum nemu bacaan yang dia suka, sehingga setelah nemu Dunia Delusi, mereka jadi tau asiknya baca buku. make sense?
Kalo emang belum make sense, coba lo ke gramedia, atau toko buku lainnya. Sebelumnya, mungkin cuma kutu buku, atau orang yang dikasih tugas guru & dosennya yang mau mampir ke toko buku. Setelah ada Dunia Delusi? Bayangin cowok yang biasanya cuma main game di depan laptopnya, atau cuma nonton film anime, mendadak dia pengen ke toko buku buat beli buku. :)
Gue nggak ngebanggain dunia delusi sih. Gue cuma bangga, ternyata bener pembuktian bahwa semua orang pasti suka membaca. Tergantung buku apa yang dia baca. :)
Then,
Ngomongin soal #DDHikaruEvent,
Gue juga nggak ngira bakal serame itu. Tadinya, 50 orang yang dateng, itu udah cukup buat gue bilang Alhamdulillah. Tapi ternyata, gue harus bilang Alhamdulillah berkali-kali karena yang dateng lebih dari dua kali 50 orang. Lebih Alhamdulillah lagi ketika banyak orang yang nggak bisa dateng, tapi tetep ngetweet pake hastag #DDHikaruEvent buat ngeramein timeline.
Embedded image permalink
Banyak juga yang nanya pas event, Wo, itu lo ngadain acara serame itu, dan di tempat yang ‘mewah’, pasti ngabisin duit banyak ya? Ngabisin dana buat rumah singgah?
No! Gue juga nggak nyangka bisa dapet tempat, pengisi acara, bahkan media partner sebanyak itu. Gue cuma minta tolong dan minta bantuan ke teman-teman gue. Ada yang bisa, dan ada yang nggak bisa. Is wajar. :) . Tapi gue sangat berterima kasih buat pengisi acara yang udah ngerelain waktu, suka rela nggak dibayar buat bikin #DDHikaruEvent jadi pecah. Mulai dari Yoga & Friends, Adi & Oakhteory, Rangga Pranendra & Band (ini bener nggak spellingnya? Takut diomelin :p). Belum lagi ada Kemal Palevi (wota yang mencoba tabah), ada JS Navi Donna, ada JS Navi Febry, dan ada calon mantan pacar gue, Martha Rani. Eh hampir ketinggalan, ada HI Pratama Ngaidol Jekeiti.
Embedded image permalink
kalo buat media partner, gue berterima kasih banget sama Ankoru Magz, Japanesestation, dan Roda Lensa. Media partner lain? Semua fanbase JKT48, termasuk JKT48Schedule, AKB48_FC, JKT48Org, JKTwister, JKT48FC, dan lainnya yang nggak bisa gue sebutin satu-satu.
Then, ada 2 pihak lagi, BEM Universitas Bakrie dan Universitas Bakrie. BEM yang udah bantuin acara mulai dari awal sampe akhir, sampe Universitas Bakrie yang udah minjemin tempat buat acara secara grateees. :D . Nggak lupa juga sih, sama pak satpam, mas cleaning services, mas teknisi, dan mas-mas lainnya yang udah rela lembur buat ngeramein #DDHikaruEvent.
Satu lagi!!!! Fans, undangan dan semua yang udah dateng ke #DDHikaruEvent. Gue tau, kalian berat buat ngosongin jadwal malem minggu kalian. Tapi gue berharap, kalian terpuaskan dengan #DDHikaruEvent. :)
Terus, apakah setelah #DDHikaruEvent ini, euforianya udah mencapai puncak? Em…. no. :)
Baru hikaru, masih ada hakari-hakari lainnya yang bakal lebih seru. Dan selama rumah singgah belum terealisasi, project Dunia Delusi bakalan terus gentayangan di timeline. :)

Dunia Delusi, #DDHikaruEvent, dan Masih bakal Ada Hikari-Hikari Lainnya

Kemarin sabtu, malam minggu, bagi banyak orang malam yang panjang. Tapi karena katanya gue bukan orang, jadi gue bakal nulis dari sudut pandang bukan orang. Malam minggu, biasanya kalo nggak ngatain jomblo di timeline, ya ngajakin yang lagi pacaran buat putus. Eits, ini beda. Ya, malam minggu terakhir saat tulisan ini gue buat, salah satu hal yang sebenernya belom pernah ada di otak gue dan juga otak anak-anak magang dan anak freelance ada. Launching buku (yang bener-bener buku) Dunia Delusi 2. Kenapa 2? Ya, walau baru pertama kali diterbitin sama penerbit major, tapi Dunia Delusi 1 tetep jadi legend. Tanpa dunia delusi 1, nggak bakal ada dunia delusi 2. Dan di malam minggu itu, ada hal yang sebelumnya nggak pernah terlintas di benak gue dan tim uwo lainnya. :)
Embedded image permalink
Launching Dunia Delusi, atau biar namanya agak keren dikit, kemaren pake hastag #DDHikaruEvent. Ini sebenernya tulisan curcol gue, sekaligus jawaban dari berbagai pertanyaan mulai dari fans, maupun yang bukan fans 48. Semoga aja dengan tulisan ini, semua pertanyaan, atau seenggaknya ada pertanyaan yang bisa terjawab.
Iya, itu bisa dibilang mimpi. Sebelumnya, semua tim uwo nggak pernah kepikiran kalo ada buku yang bakal nangkring di Gramedia, dan toko buku lainnya. Jangankan nangkring di toko buku. Buat bikin buku sekalipun, banyak banget masukan yang bikin semuanya ngeper. Salah satu masukan yang ada adalah, mayoritas fans JKT48, dan juga anak muda apalagi cowok kebanyakan bukan tipikal orang yang suka baca buku. Jangankan baca buku, buat cari buku toko buku sekalipun, itu hal yang aneh.
Buat hal yang pertama itu, gue sempet ngobrol juga sama anak magang, dan kebetulan waktu itu juga dapet ceramah dari mas @Oddie__ tentang minat baca. Inget banget gue pas mas Oddie bilang,”Semua orang itu sebenernya punya minat baca. Asal yang dibaca itu menarik buat dia.”
Then, violllaaaa! Thats true! Gue sekarang menyadari, cowok yang ngaku males baca sekalipun, em…sebenernya bukan males baca sih, cuma belum nemu bacaan yang dia suka aja, ternyata banyak yang berhasil ngabisin Dunia Delusi dalam jangka waktu beberapa hari. Bahkan ada yang cuma beberapa jam. Gue terharu.
Hm…kenapa gue jadi ngomongin minat baca ya? -_-*. Oke, sebenernya ini juga nyambung sama sentilan lain yang bikin gue pengen komen juga di tulisan ini. Beberapa jam setelah #DDHikaruEvent, ada sebuah akun dengan followersnya ratusan ribu, tapi bukan akun berbau idoling. Akun itu berbau dakwah, dan adminnya ngepromote buku Dunia Delusi. Ada salah seorang followersnya yang protes. Itu kan akun dakwah, kenapa promote buku idoling?
Oke, mungkin di satu sisi nggak nyambung. Hey ya ukhti, ini yang bikin agama kita nggak berkembang. Lo terlalu skeptis sama apa yang lo yakini. Di dalam Dunia Delusi, emang nggak ada satu pun kutipan ayat quran atau hadits. Tapi, bukankah ayat pertama yang diajarin sama Tuhan kita itu soal membaca? Dan Dunia Delusi itu targetnya adalah orang yang belum nemu bacaan yang dia suka, sehingga setelah nemu Dunia Delusi, mereka jadi tau asiknya baca buku. make sense?
Kalo emang belum make sense, coba lo ke gramedia, atau toko buku lainnya. Sebelumnya, mungkin cuma kutu buku, atau orang yang dikasih tugas guru & dosennya yang mau mampir ke toko buku. Setelah ada Dunia Delusi? Bayangin cowok yang biasanya cuma main game di depan laptopnya, atau cuma nonton film anime, mendadak dia pengen ke toko buku buat beli buku. :)
Gue nggak ngebanggain dunia delusi sih. Gue cuma bangga, ternyata bener pembuktian bahwa semua orang pasti suka membaca. Tergantung buku apa yang dia baca. :)
Then,
Ngomongin soal #DDHikaruEvent,
Gue juga nggak ngira bakal serame itu. Tadinya, 50 orang yang dateng, itu udah cukup buat gue bilang Alhamdulillah. Tapi ternyata, gue harus bilang Alhamdulillah berkali-kali karena yang dateng lebih dari dua kali 50 orang. Lebih Alhamdulillah lagi ketika banyak orang yang nggak bisa dateng, tapi tetep ngetweet pake hastag #DDHikaruEvent buat ngeramein timeline.
Embedded image permalink
Banyak juga yang nanya pas event, Wo, itu lo ngadain acara serame itu, dan di tempat yang ‘mewah’, pasti ngabisin duit banyak ya? Ngabisin dana buat rumah singgah?
No! Gue juga nggak nyangka bisa dapet tempat, pengisi acara, bahkan media partner sebanyak itu. Gue cuma minta tolong dan minta bantuan ke teman-teman gue. Ada yang bisa, dan ada yang nggak bisa. Is wajar. :) . Tapi gue sangat berterima kasih buat pengisi acara yang udah ngerelain waktu, suka rela nggak dibayar buat bikin #DDHikaruEvent jadi pecah. Mulai dari Yoga & Friends, Adi & Oakhteory, Rangga Pranendra & Band (ini bener nggak spellingnya? Takut diomelin :p). Belum lagi ada Kemal Palevi (wota yang mencoba tabah), ada JS Navi Donna, ada JS Navi Febry, dan ada calon mantan pacar gue, Martha Rani. Eh hampir ketinggalan, ada HI Pratama Ngaidol Jekeiti.
Embedded image permalink
kalo buat media partner, gue berterima kasih banget sama Ankoru Magz, Japanesestation, dan Roda Lensa. Media partner lain? Semua fanbase JKT48, termasuk JKT48Schedule, AKB48_FC, JKT48Org, JKTwister, JKT48FC, dan lainnya yang nggak bisa gue sebutin satu-satu.
Then, ada 2 pihak lagi, BEM Universitas Bakrie dan Universitas Bakrie. BEM yang udah bantuin acara mulai dari awal sampe akhir, sampe Universitas Bakrie yang udah minjemin tempat buat acara secara grateees. :D . Nggak lupa juga sih, sama pak satpam, mas cleaning services, mas teknisi, dan mas-mas lainnya yang udah rela lembur buat ngeramein #DDHikaruEvent.
Satu lagi!!!! Fans, undangan dan semua yang udah dateng ke #DDHikaruEvent. Gue tau, kalian berat buat ngosongin jadwal malem minggu kalian. Tapi gue berharap, kalian terpuaskan dengan #DDHikaruEvent. :)
Terus, apakah setelah #DDHikaruEvent ini, euforianya udah mencapai puncak? Em…. no. :)
Baru hikaru, masih ada hakari-hakari lainnya yang bakal lebih seru. Dan selama rumah singgah belum terealisasi, project Dunia Delusi bakalan terus gentayangan di timeline. :)

Dihantam Badai Graduate, Apakah JKT48 bakal Runtuh? Dunia Delusi, #DDHikaruEvent, dan Masih bakal Ada Hikari-Hikari Lainnya

Kemarin sabtu, malam minggu, bagi banyak orang malam yang panjang. Tapi karena katanya gue bukan orang, jadi gue bakal nulis dari sudut pandang bukan orang. Malam minggu, biasanya kalo nggak ngatain jomblo di timeline, ya ngajakin yang lagi pacaran buat putus. Eits, ini beda. Ya, malam minggu terakhir saat tulisan ini gue buat, salah satu hal yang sebenernya belom pernah ada di otak gue dan juga otak anak-anak magang dan anak freelance ada. Launching buku (yang bener-bener buku) Dunia Delusi 2. Kenapa 2? Ya, walau baru pertama kali diterbitin sama penerbit major, tapi Dunia Delusi 1 tetep jadi legend. Tanpa dunia delusi 1, nggak bakal ada dunia delusi 2. Dan di malam minggu itu, ada hal yang sebelumnya nggak pernah terlintas di benak gue dan tim uwo lainnya. :)
Embedded image permalink
Launching Dunia Delusi, atau biar namanya agak keren dikit, kemaren pake hastag #DDHikaruEvent. Ini sebenernya tulisan curcol gue, sekaligus jawaban dari berbagai pertanyaan mulai dari fans, maupun yang bukan fans 48. Semoga aja dengan tulisan ini, semua pertanyaan, atau seenggaknya ada pertanyaan yang bisa terjawab.
Iya, itu bisa dibilang mimpi. Sebelumnya, semua tim uwo nggak pernah kepikiran kalo ada buku yang bakal nangkring di Gramedia, dan toko buku lainnya. Jangankan nangkring di toko buku. Buat bikin buku sekalipun, banyak banget masukan yang bikin semuanya ngeper. Salah satu masukan yang ada adalah, mayoritas fans JKT48, dan juga anak muda apalagi cowok kebanyakan bukan tipikal orang yang suka baca buku. Jangankan baca buku, buat cari buku toko buku sekalipun, itu hal yang aneh.
Buat hal yang pertama itu, gue sempet ngobrol juga sama anak magang, dan kebetulan waktu itu juga dapet ceramah dari mas @Oddie__ tentang minat baca. Inget banget gue pas mas Oddie bilang,”Semua orang itu sebenernya punya minat baca. Asal yang dibaca itu menarik buat dia.”
Then, violllaaaa! Thats true! Gue sekarang menyadari, cowok yang ngaku males baca sekalipun, em…sebenernya bukan males baca sih, cuma belum nemu bacaan yang dia suka aja, ternyata banyak yang berhasil ngabisin Dunia Delusi dalam jangka waktu beberapa hari. Bahkan ada yang cuma beberapa jam. Gue terharu.
Hm…kenapa gue jadi ngomongin minat baca ya? -_-*. Oke, sebenernya ini juga nyambung sama sentilan lain yang bikin gue pengen komen juga di tulisan ini. Beberapa jam setelah #DDHikaruEvent, ada sebuah akun dengan followersnya ratusan ribu, tapi bukan akun berbau idoling. Akun itu berbau dakwah, dan adminnya ngepromote buku Dunia Delusi. Ada salah seorang followersnya yang protes. Itu kan akun dakwah, kenapa promote buku idoling?
Oke, mungkin di satu sisi nggak nyambung. Hey ya ukhti, ini yang bikin agama kita nggak berkembang. Lo terlalu skeptis sama apa yang lo yakini. Di dalam Dunia Delusi, emang nggak ada satu pun kutipan ayat quran atau hadits. Tapi, bukankah ayat pertama yang diajarin sama Tuhan kita itu soal membaca? Dan Dunia Delusi itu targetnya adalah orang yang belum nemu bacaan yang dia suka, sehingga setelah nemu Dunia Delusi, mereka jadi tau asiknya baca buku. make sense?
Kalo emang belum make sense, coba lo ke gramedia, atau toko buku lainnya. Sebelumnya, mungkin cuma kutu buku, atau orang yang dikasih tugas guru & dosennya yang mau mampir ke toko buku. Setelah ada Dunia Delusi? Bayangin cowok yang biasanya cuma main game di depan laptopnya, atau cuma nonton film anime, mendadak dia pengen ke toko buku buat beli buku. :)
Gue nggak ngebanggain dunia delusi sih. Gue cuma bangga, ternyata bener pembuktian bahwa semua orang pasti suka membaca. Tergantung buku apa yang dia baca. :)
Then,
Ngomongin soal #DDHikaruEvent,
Gue juga nggak ngira bakal serame itu. Tadinya, 50 orang yang dateng, itu udah cukup buat gue bilang Alhamdulillah. Tapi ternyata, gue harus bilang Alhamdulillah berkali-kali karena yang dateng lebih dari dua kali 50 orang. Lebih Alhamdulillah lagi ketika banyak orang yang nggak bisa dateng, tapi tetep ngetweet pake hastag #DDHikaruEvent buat ngeramein timeline.
Embedded image permalink
Banyak juga yang nanya pas event, Wo, itu lo ngadain acara serame itu, dan di tempat yang ‘mewah’, pasti ngabisin duit banyak ya? Ngabisin dana buat rumah singgah?
No! Gue juga nggak nyangka bisa dapet tempat, pengisi acara, bahkan media partner sebanyak itu. Gue cuma minta tolong dan minta bantuan ke teman-teman gue. Ada yang bisa, dan ada yang nggak bisa. Is wajar. :) . Tapi gue sangat berterima kasih buat pengisi acara yang udah ngerelain waktu, suka rela nggak dibayar buat bikin #DDHikaruEvent jadi pecah. Mulai dari Yoga & Friends, Adi & Oakhteory, Rangga Pranendra & Band (ini bener nggak spellingnya? Takut diomelin :p). Belum lagi ada Kemal Palevi (wota yang mencoba tabah), ada JS Navi Donna, ada JS Navi Febry, dan ada calon mantan pacar gue, Martha Rani. Eh hampir ketinggalan, ada HI Pratama Ngaidol Jekeiti.
Embedded image permalink
kalo buat media partner, gue berterima kasih banget sama Ankoru Magz, Japanesestation, dan Roda Lensa. Media partner lain? Semua fanbase JKT48, termasuk JKT48Schedule, AKB48_FC, JKT48Org, JKTwister, JKT48FC, dan lainnya yang nggak bisa gue sebutin satu-satu.
Then, ada 2 pihak lagi, BEM Universitas Bakrie dan Universitas Bakrie. BEM yang udah bantuin acara mulai dari awal sampe akhir, sampe Universitas Bakrie yang udah minjemin tempat buat acara secara grateees. :D . Nggak lupa juga sih, sama pak satpam, mas cleaning services, mas teknisi, dan mas-mas lainnya yang udah rela lembur buat ngeramein #DDHikaruEvent.
Satu lagi!!!! Fans, undangan dan semua yang udah dateng ke #DDHikaruEvent. Gue tau, kalian berat buat ngosongin jadwal malem minggu kalian. Tapi gue berharap, kalian terpuaskan dengan #DDHikaruEvent. :)
Terus, apakah setelah #DDHikaruEvent ini, euforianya udah mencapai puncak? Em…. no. :)
Baru hikaru, masih ada hakari-hakari lainnya yang bakal lebih seru. Dan selama rumah singgah belum terealisasi, project Dunia Delusi bakalan terus gentayangan di timeline. :)

Jadwal JKT48 Januari 2014

Jadwal lengkap konser, variety, kegiatan, televisi JKT48 tahun 2014
Jadwal konser, Acara, Show JKT48 di Bulan November 2013
Berikut adalah jadwal acara, variety show, konser dan lain lain dari JKT48 di tahun 2014, buat para fans JKT48 mungkin wajib untuk mencatat dan melihat dengan seksama jadwal di bawah karena siapa tahu kalian berkesempatan melihat mereka JKT48 beraksi :) .
Jadwal JKT48 bulan Januari 2014
  • 7 – 9 Januari 2014 | Konser 2nd Anniversary JKT48 | ANTV, Pukul 19.00 WIB
    Di Theater ->>>> Klik